Home Profile Sitemap Contact Us
Join KS Page Follow KS Page Read KS RSS Mobile Version
Home » Blog » Entrepeneur » No More UKM (Usaha Kecil Melulu)

No More UKM (Usaha Kecil Melulu)

Post: Jumat, 16 September 2011 - 16:43:59 WIB - In: Entrepeneur - Dilihat: 1.448 kali

tidak ada bintang comment 0 suka 102 tidak suka 92increase font decrease font share via addthis
No More UKM (Usaha Kecil Melulu)

Sejak era reformasi, idiom UKM (Usaha Kecil dan Menengah) sangat sering dijumpai di berbagai media massa. Istilah tersebut juga sering menjadi wacana yang hangat dalam berbagai forum seminar. Ibarat gula, UKM menjadi semacam komoditas yang menjanjikan masa depan yang luar biasa.


Namun, bagaimana sebenarnya nasib UKM? Kalau dilihat dari data di beberapa lembaga resmi negara, salah satunya dari data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), jumlah pengusaha kelas UKM itu mencapai lebih dari 40 jutaan. Jumlah yang sangat banyak. Dan, seandainya satu usaha itu mempekerjakan dua orang saja, bisa dibayangkan, pengangguran langsung bisa diberantas!


Sayang, jumlah itu hanya hitungan optimis, setidaknya sampai saat ini. Betapa tidak. Ternyata, dari jumlah tersebut, separuh lebih adalah pengusaha kelas mikro, atau bahkan kelas supermikro. Yah, itulah kenyataannya. Banyak yang sudah berkembang, tapi jarang yang kemudian menjadi besar dan mampu jadi usaha mandiri yang menghidupi banyak orang. Namun, ada juga yang kemudian mampu jadi usaha yang benar-benar menjadi besar.

Lantas, apa sebenarnya yang membuat jurang perbedaan itu? Barangkali, beberapa tips kecil yang disarikan dari beberapa pengalaman entrepreneur baik lokal dan internasional ini bisa jadi referensi agar usaha yang kita jalankan tak sekadar berkelas UKM, alias Usaha Kecil Melulu tapi bisa jadi Usaha Konglomerasi Mandiri!


1. Mulailah lebih fokus dengan mengatur jadwal yang lebih tertata
Banyak usaha kecil yang ketika mulai membesar, sang pengusaha tergoda untuk ekspansi ke bidang lain yang kurang sesuai dengan yang sudah dijalaninya. Ada baiknya, jika ingin mengembangkan usaha lebih besar, kita fokus terlebih dulu.


Menurut John Kotter (pakar dari sekolah bisnis Harvard Amerika, yang menulis buku Leading Change) untuk berubah menjadi besar, sangat diperlukan perhatian yang terfokus pada usaha yang sudah dijalankan. Dengan fokus, kita bisa mengatur jadwal dan kegiatan berkait pengembangan usaha dengan lebih maksimal.


2. Perhatikan kembali hubungan dengan karyawan
Usaha kecil dan usaha besar pasti memengaruhi hubungan dengan karyawan. Saat kecil, untuk bertatap muka dan bertukar pendapat dengan karyawan bisa dilakukan dengan mudah untuk mendapatkan hasil maksimal sesuai tujuan bersama. Namun, saat menjadi besar, tatap muka semacam ini agak sulit terjadi seiring dengan bertambahnya karyawan. Untuk itu, perlu dibuat sebuah sistem di mana karyawan tetap merasa diperhatikan dan pemilik usaha pun tetap bisa menjalin kedekatan sehingga semangat saling dukung demi kemajuan tetap terjaga.


3. Maksimalkan kemampuan teknologi informasi (TI)
Teknologi informasi telah berkembang demikian pesatnya. Karena itu, bagi pengusaha yang ingin membesarkan skala usahanya, sudah seharusnya lebih melek teknologi. Sebab, dengan adanya TI, kita bisa dengan mudah berinteraksi, berkomunikasi, hingga bertransaksi hingga tingkat global. Untuk itu, pembuatan website perusahaan juga menjadi syarat mutlak representasi usaha. Tentu, jika ingin lebih bonafide, penggunaan bahasanya pun harus menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa internasional.


Alibaba.com salah satu contoh nyata di mana sebuah usaha berbasis web yang tadinya bukan apa-apa, dengan kemudahan dan kelengkapan yang diberikan, kini telah membuat Jack Ma - pemiliknya - mampu jadi pengusaha besar.


4. Tingkatkan kemampuan meramal pasar
Salah satu cara pengembangan usaha adalah dengan sebanyak mungkin mengumpulkan informasi yang berguna untuk pengembangan usaha. Karena, dengan informasi tersebut, kita bisa meramalkan dan bahkan menciptakan tren baru yang bisa membuat usaha kita makin berkembang. Dengan menganalisis perkembangan yang terjadi, kita akan lebih menguasai pasar untuk melakukan ekspansi usaha.


5. Dorong karyawan lebih kreatif
Karyawan adalah aset paling berharga. Dengan SDM yang mumpuni, bisa dipastikan usaha akan lebih mudah berkembang. Karena itu, cobalah membuat suasana usaha agar karyawan bisa memiliki lebih banyak ide untuk membantu pengembangan usaha kita.


Beberapa perusahaan yang berkembang sering kali membuat kompetisi antarkaryawan, misalnya lomba ide pemasaran paling kreatif. Dengan cara-cara semacam ini, usaha akan lebih memiliki alternatif untuk dikembangkan sesuai dengan tujuan bersama yang telah disepakati sebelumnya bersama seluruh karyawan.

6. Cari partner yang bisa mendukung pengembangan usaha
Salah satu upaya membesarkan usaha dengan cepat adalah dengan menjalin kemitraan, baik yang sifatnya sebagai penanam saham, penggabungan, atau bahkan akuisisi. Namun, untuk usaha yang masih skala kecil, bisa dimulai dengan mencari partner usaha yang sevisi agar usaha pun bisa lebih cepat lajunya.


Salah satu bentuk pengembangan usaha secara cepat yang belakangan sering kita jumpai adalah waralaba. Sebenarnya, bisa dikatakan bahwa konsep waralaba adalah konsep kemitraan untuk membesarkan usaha. Namun, untuk hal ini, memang diperlukan banyak persyaratan yang cukup detail agar tidak terjadi masalah di kemudian hari.

7. Tulis ulang rencana-rencana pemasaran
Usaha kecil bisa menjadi besar salah satunya adalah karena implementasi pemasaran yang tepat. Menurut Deb Roberts, CEO dari Synapse, salah satu kunci memahami pasar adalah dengan menguasai 5C, yakni consumer, channel, company, competition, dan climate. Setelah mengetahui beberapa hal seputar pemasaran, sudah saatnya kita bergerak dengan rencana-rencana yang matang dan penuh perhitungan.


8. Pelajari masalah dan perbaiki lebih intensif
Saat masih kecil, ketika mulai bergerak maju, pastilah tantangan yang dihadapi akan lebih besar. Dan, makin besar usaha, makin besar pula masalah yang akan dihadapi. Buat semua analisis terhadap semua hal tersebut, di sana kita akan belajar banyak hal untuk menjadikan usaha lebih kuat dan mandiri saat menghadapi berbagai ujian lain.


9. Perbaiki arus komunikasi
Komunikasi adalah hal paling penting yang bisa membuat usaha kita mandeg, jalan di tempat, atau bahkan maju pesat. Karena itu, jangan remehkan komunikasi, baik internal maupun eksternal. Misalnya, saat mendapat pesanan via SMS atau email, buatlah segera tanggapan yang diperlukan untuk menangani pesanan tersebut. Sedangkan ke dalam, selalu perhatikan komunikasi antarkaryawan. Adanya komunikasi dua arah yang intensif akan mendekatkan karyawan dengan perusahaan sehingga bisa saling dukung guna menggapai impian.


10. Jangan sungkan bertanya, berguru, dan bercermin
Ada banyak pengusaha besar yang bisa dijadikan teladan dalam pengembangan usaha. Karena itu, cobalah masuk ke komunitas-komunitas seperti misalnya KADIN, HIPMI, atau komunitas pengusaha lainnya. Di sana, selain bisa meluaskan jaringan, kita bisa mendapat ilmu yang berguna untuk menjadikan usaha kita maju.

Selamat mempraktikkan kiat-kiat di atas, sesuai dengan keadaan Anda. Semoga bisa semakin sukses. Salam sukses luar biasa!

Sumber : andriewongso.com

Baca Juga
Komentar

Jadilah orang pertama yang menulis komentar dengan mengisi form dibawah ini

Nama
Website
Email
Rating 1 2 3 4 5
Komentar
Key Codekode captcha
Kode
 
Costumer Service
CS KS 1
Chat yahoo messenger with CS KS 1
Wilda Satya Perdana (Owner)
Phone: +62 898-1390-966
E-Mail: Ke Email
FB: Klik Disini
Chat yahoo messenger with Wilda Satya Perdana (Owner)
We Accept
BANK MANDIRI CAB BATU - MALANG
BANK MANDIRI CAB BATU - MALANG
Rek: 1440011320709
a/n: WILDA SATYA PERDANA
Pesan Domain
Silahkan masukkan nama domain yang anda pesan pada form diatas untuk di cek statusnya ada (Available) atau sudah diambil (Taken)

Belum Punya Hosting ? Atau Mau Cari Hosting? [Cek disini]