Home Profile Sitemap Contact Us
Join KS Page Follow KS Page Read KS RSS Mobile Version
Home » Blog » Internet » ISIS Pun Berseteru dengan Twitter

ISIS Pun Berseteru dengan Twitter

Post: , 04 Maret 2015 - 05:54:49 WIB - In: Internet - Dilihat: 279 kali

tidak ada bintang comment 0 suka 9 tidak suka 0increase font decrease font share via addthis
ISIS Pun Berseteru dengan Twitter

Para pendukung Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengancam akan membunuh karyawan dan juga petinggi Twitter, terutama pendiri perusahaan, Jack Dorsey.

Alasannya, perusahaan penyedia layanan linimasa ini dikatakan sudah mengganggu ISIS dengan cara menghapus ribuan akun milik kelompok militan tersebut.

Seperti dikutip KompasTekno dari The Guardian, Selasa (3/3/2015), ancaman dari pendukung ISIS diunggah ke situs berbagi foto JustPaste.it.

Dalam ancaman yang ditulis dalam bahasa Arab ini, pendukung ISIS menyatakan kepada Twitter bahwa perang virtual (penghapusan akun) kepada kami (ISIS) akan menyebabkan perang nyata kepada Anda.

ISIS juga mengancam bahwa Jack Dorsey dan karyawan Twitter sudah menjadi target dari pendukung ISIS.

Dalam gambar ancaman tersebut, juga terlihat foto Dorsey dengan tanda target tepat di mukanya.

Anda memulai perang yang gagal ini. Kami memberitahukan dari awal bahwa ini bukan perang Anda, tetapi Anda tidak mengerti dan tetap menutup akun di Twitter, tetapi kami akan tetap kembali, tulis pendukung Twitter.

Pihak Twitter sendiri sudah memberikan tanggapannya terhadap ancaman tersebut. Menurut perwakilannya, mereka akan segera melakukan penyidikan terhadap kebenaran surat ancaman tersebut terlebih dahulu.

Tim keamanan kami sedang menyelidiki kebenaran dari ancaman ini dengan penegak hukum, kata perwakilan tersebut.

Twitter vs ISIS

Sebelumnya, tersebar kabar, Twitter telah memblokir hampir 800 akun yang telah dipastikan milik ISIS sejak musim gugur tahun lalu. Sumber lain mengungkapkan, jumlah akun yang diblokir sebenarnya sudah mencapai angka 18.000.

JM Berger, seorang ilmuwan dari Brookings Institution, yang melacak para militan di media sosial, mengatakan bahwa sekurangnya ada sekitar 45.000 akun Twitter yang digunakan oleh pendukung ISIS.

ISIS sendiri menggunakan Twitter dan beberapa layanan sosial media lainnya untuk menyebarkan propaganda dan perekrutan anggota baru. Penghapusan akun Twitter tersebut ditujukan untuk mencegah kedua hal itu tersebar secara lebih luas lagi.

Twitter, bersama dengan Facebook dan YouTube, beberapa waktu lalu memang telah memberlakukan aturan-aturan yang lebih ketat untuk mencegah pemasangan-pemasangan posting yang mendukung teroris.

Hal tersebut dipicu dari beredarnya video pemenggalan wartawan Amerika Serikat, James Foley.

Sumber: tekno.kompas.com

Baca Juga
Komentar

Jadilah orang pertama yang menulis komentar dengan mengisi form dibawah ini

Nama
Website
Email
Rating 1 2 3 4 5
Komentar
Key Codekode captcha
Kode
 
Costumer Service
CS KS 1
Chat yahoo messenger with CS KS 1
Wilda Satya Perdana (Owner)
Phone: +62 898-1390-966
E-Mail: Ke Email
FB: Klik Disini
Chat yahoo messenger with Wilda Satya Perdana (Owner)
We Accept
BANK MANDIRI CAB BATU - MALANG
BANK MANDIRI CAB BATU - MALANG
Rek: 1440011320709
a/n: WILDA SATYA PERDANA
Pesan Domain
Silahkan masukkan nama domain yang anda pesan pada form diatas untuk di cek statusnya ada (Available) atau sudah diambil (Taken)

Belum Punya Hosting ? Atau Mau Cari Hosting? [Cek disini]